Sunday, December 29, 2013

Darussalam

Tugu Kota Damai
oleh hanif sofyan

Dar es salam, ditabalkan sebagai lambang bagi mulianya ilmu. Kampus di jantong hatee nanggroe, melahirkan beribu sarjana, pelestari ilmu dan penyambung para umara.

Riuhnya kampus juga penanda damai, siang dan malamnya adalah dinamika berganti, berubah, menjadi lebih baik juga buruk dalam keping mata uang yang sama.

Eumpang Breuh

Menjadi pelakon kehidupan.
oleh hanif sofyan

Mereka tidak sekedar menawarkan kelucuan, tapi juga obat pelepas lelah. melupakan penat sejenak, tertawa lepas dan membiarkan diri hanyut pada obrolan satir mereka tentang hidup dan kehidupan. Bisa jadi mereka menertawakan dirinya, bisa juga nasib setiap orang yang menontonnya. 
Bisa tertawa membawa damai di hati, meleluconkan kehidupan hari ini, besok dan nanti, dan terus berharap, setiap hari menjadi hari lebih baik. Agar tertawa tidak tertahan menjadi sakit hati.

Aurat

Berbeda Tapi Terhormat
oleh hanif sofyan
bagi perempuan ada bagian yang tak semestinya boleh dilihat oleh semua orang, tidak hanya tentang etika dan sopan santun, namun tentang kehormatan yang lebih tinggi dia atasnya.

Saturday, December 28, 2013

The manekin

Ruang dan waktu 'terbuka"
oleh hanif sofyan
Di ruang dan waktu yang memilih syariah, hanya manekin yang diperbolehkan menunjukkan aurat, selainnya tidak. namun peraturan mungkin memang selalu dilanggar, jadi sesiapapun merasa, adalah haknya boleh atau tidak untuk terbuka.

Friday, December 27, 2013

Rumah Tsunami

Tsunami Raya
oleh hanif sofyan

Kisahnya sembilan tahun silam menyayat hati, melepaskan kesedihan paling dalam.

Lalu seperti terlahir kembali kita punya cerita yang akan turun temurun kita wariskan, mungkin dari tutur lisan atau segala jenis tulisan yang bisa terbaca manusia.

Setidaknya untuk pembelajaran, bagi manusia lainnya. bahwa kita hidup dan bersahabat dengan bencana yang menghancurkan.

Tapi begitulah kehidupan harus dijalani, dengan apapun konsekuensinya.

Tsunami The Big Hit

The story is heartbreaking past nine years, releasing the deepest grief.

And as we have been reborn story that will inherit our ancestors, probably from oral speech or any kind of writing that can read human.

At least for learning, for other people. that we live and are friends with a crush injury.

But that's life must be followed, with any consequences.

Pillar Tsunami Museum

Dunia Fana
oleh hanif sofyan

Seperti lorong waktu, setiap kotak mengingatkan pada makam didinding gunung.

Menyimpan kesedihan, kenangan, kesunyian dan kebekuan waktu. Antara ada dan tiada.

Didalamnya ada para syuhada tsunami, menyisakan satu, dua dan banyak keluarga yang mengiringinya tak putus dengan doa dan harapan, semoga tak ada yang sia-sia dari tsunami raya yang memisahkan ada dan fana.

world Transient
As with the passage of time every box reminiscent of the tomb wall mount.

Keeping sadness, memories, loneliness and stagnation time. Between there and no.

Within it are the martyrs of the tsunami, leaving one, two and many accompanying family unceasing prayer and hope, may not have wasted the road that separates the tsunami there and transient.

Thursday, December 26, 2013

Silent LA-Lambaro Angan

Gampong Di Kaki Gunung
oleh hanif sofyan

Keindahan ini cuma setitik dari indahnya Nanggroe, gampong kecil di kaki Seulawah. Sepasang gunung indah Agam dan Inong, di deretan Bukit Barisan. Panjangnya sepanjang sejarah Aceh yang berkecamuk perang damai saling berganti.

Menyusurinya di pagi sepi, menikmati matahari menyentuh pori-pori, laiknya sebuah sauna besar dengan binar hangat matahari dan deretan pepohonan rimbun.

Lambaro Angan, sepotong pedesaan sepi, damai jauh di lubuk Nanggroe.

Gampong In Foothills

The beauty of this is just a speck of beauty Naggroe, a small village at the foot of Seulawah. A pair of beautiful mountains and Inong Agam, in a row of hills row. The length of the history of Aceh peace raging each change.

Followed it in the morning quiet, enjoying the sun touches the pores, Like a huge sauna with a warm glow of the sun and a row of leafy trees.

Lambaro Angan, a rural quiet, peaceful Nanggroe deep.

Wednesday, December 25, 2013

Saman

Tanah Gayo; Kopi dan Tari
oleh hanif sofyan

Gerak dinamisnya riang mengikuti melodi yang berirama tetabuhan, berpenari genap, menjadikan ritmenya penuh pesona. Gerak langgam penari yang berirama, serentak menciptakan magis gerak seribu tangan.

Keragamannya menakjubkan, Saman Jejunten, Saman Ngerje, Saman Enjik, Saman Bepukes, Saman Festival dan Bejamu Saman. Saman Serlo Sara Ingi, yang ditarikan para pria dilaga semalam suntuk, sementara saman Roa Lo Roa Ingi bahkan menyita dua hari dua malam.

Tari indah ini lahir dari dataran tinggi Gayo, syurganya arabica terbaik. Menggambarkan keriangan para dara-dara atjeh yang terpancar dari gerak dan pancaran wajah mudanya, energik juga mempesona.

Meliuk, merentang, berlari menikmati keseharian di dataran yang ditumbuhi suburnya kopi arabica yang melegenda. Kopi luwaknya membuat iri para penyuka kopi, menaikkan gengsi penikmatnya.

Land Gayo; Coffee and Dance

Dynamic motion to follow melodies were rhythmically exuberant drumming, dancers even, making the rhythm full of charm. Rhythmic motion style dancers, simultaneously creating a magical motion thousand hands.

The diversity is amazing, Jejunten Saman, Saman Ngerje, Enjik Saman, Saman Bepukes, and Bejamu Saman, Saman Festival. Saman Serlo Sara Ingi, who danced all night dilaga men, while saman Lo Roa Roa Ingi even seized two days and two nights.

This beautiful dance was born from the central highlands, the best arabica heaven. Illustrates the volatility of the virgin-virgin Atjeh emanating from motion and radiant young face, energetic too dazzling.

Twisted, stretched, ran enjoyed daily in the fertile plains overgrown legendary arabica coffee. Mongoose is the envy of coffee connoisseurs, raise the prestige of the audience.


Para Pemimpi Baitullah



Haji dan Hajjah Kecil
oleh hanif sofyan

Tak ada halangan bagi muda belia untuk belajar. Meskipun rukun Islam kelima ini hanya dikerjakan bagi mereka yang mampu, namun pembelajaran dari muda, akan menumbuhkan hasrat ingin tahu dan rasa inginnya kelak untuk mengunjungi tanah suci yang dirindukan para peziarah Muslim di seluruh bumi. 

Little Haji and Hajjah 

There is no obstacle for a young teenager to learn. Although the fifth pillar of Islam is only done for those who are able, but the learning of the young, will grow the desire to know and taste later wanted to visit the holy land which missed Muslim pilgrims all over the earth.







Dara Atjeh

Dara Atjeh Pesona Multi Etnik
oleh hanif sofyan

Beragam etnis hidup damai di nanggroe Aceh. garis wajahnya menggambarkan konotasi Aceh yang lahir dari rupa budaya Arab-Cina-Eropa dan Hindia (India). Wajah etnisnya unik, karena mewakili banyak bangsa.

Ragam budayanya penuh warna eksotik. Motif kerawangnya lahir dan tumbuh mewakili keragaman budaya yang kuat dengan warna-warna terang heroik, agamis, memancarkan keberanian dan keriangan sekaligus.

Dara Atjeh Multi Ethnic Charm

Diverse ethnicities living peacefully in Nanggroe Aceh. describe his line of Aceh connotations of such a culture born Arab-Chinese-European and the Indian (India). Unique ethnic face, because it represents many of the nation.

Variety of colorful exotic culture. patterns of kerawang (kind of batik) was born and grew to represent a strong cultural diversity with bright colors heroic, religious, exudes courage and joy as well.

Wednesday, June 26, 2013

the darussalam gate

Darussalam-Jantong Hatee Rakyat 
oleh hanif sofyan

Kota pelajar ini adalah sejarah, masa lalu dan cermin kejayaan dari kesejarahan Ulama Besar Syiah Kuala dan Syeh Nuruddin Ar Raniry.

Dijantong hate rakyat ini berdiri dua perguruan tinggi terbesar. Darussalam adalah Dar Es Salam, Kota perdamaian.

Konflik panjang sempat menyentuhnya, membagi kisah dan menambah panjang catatan harian kesejarahannya. Namun dimasanya kemudian darussalam adalah simbol dan lambang perdamaian.Semoga Aceh tumbuh berjaya dan besar, dan senantiasa damai dengan keberadaan Darussalam sebagai simbolnya.

Darussalam-Jantong Hatee People

This is a student city's history, past and mirrors the historical glory of the Great Shia Ulema and Sheikh Nuruddin Ar Kuala Raniry.

At the heart these people standing two largest universities. Darussalam is Dar Es Salam, City of peace.

Long conflict had touched it, dividing the story and adds to the long historical diaries. But then his day is a symbol and emblem Darussalam Aceh Peace. Hopefully prosper and grow big, and always at peace with the existence Darussalam as its symbol.

shopping ritual--pasar atjeh

Pasar Atjeh 
oleh hanif sofyan

Menjadi singgahan, mencuci mata menikmati warna dan keragaman belanja. Pasar Aceh telah berubah dari tradisi yang kental berbenah menjadi modern. Namun tak kehilangan nuansa Islamnya.

Pasar akan berhenti berdenyut, manakala adzan berkumandang, aktifitas dan musik menjadi sunyi sesaat, menjadikan, rasa nuansa religius hidup dan hadir dalam keramaiananya.

Itulah pasar aceh, jantong dan denyut nadi ekonomi aceh.

Pasar Atjeh

Being the cache, wash the eye to enjoy the color and diversity of shopping. Aceh market has changed from a strong tradition of clean up to be modern. But do not lose the feel of Islam.

The market will stop beating, when adzan, activities and music became silent for a moment, make, taste and feel of religious life in its lively present.

That market Aceh, the heart and economic pulse of Aceh.

Dream tree--ujong batee


Pantai Damai-Ujong Batee
oleh hanif sofyan

Sungai, laut adalah keseharian Aceh. pantainya yang indah dan panjang. menyuguhkan keindahan dan asrinya kehidupan.

Kehidupan pesisirnya dipenuhi nelayan gigih dan kuat. pasar dan  pelabuhannya dipenuhi hasil tangkap yang melimpah.

Aceh kini punya laut biru, kedaulatan dan kemakmuran untuk diolah searif-arifnya. Dan Ujong batee, adalah satu eksotisme laut dan pantai Aceh, yang menawarkan tidak saja indah tapi juga damai.

Peace Coastal -Ujong Batee

Rivers, the sea is a daily Aceh. beautiful and long beaches. and presenting the beauty of its natural life.

Life filled with coastal fishermen persistent and strong. market and its harbor filled with abundant catch.

Aceh now has a blue sea, sovereignty and prosperity to be processed by the wise. And Ujong Aquaculture Development, is one of exoticism sea and the coast of Aceh, which offers not only beautiful but also peaceful.